Pengertian Zaman Praaksasra (Lengkap): Pembagian, Ciri, Bukti

Pengertian Zaman Praaksasra (Lengkap): Pembagian, Ciri, Bukti

Kali ini malasbelajar.com akan menyampaikan materi tentang pengertian zaman pra aksara, mulai dari arti katanya, pembagian zaman, ciri-ciri zaman, dan bukti peninggalan pada zaman pra aksara, untuk lebih jelasnya simak materi berikut ini.

Pra aksara terdiri dari dua kata , 'pra' yang berarti sebelum dan 'aksara' yang berarti tulisan atau Nirleka berasal dari kata nir : tidak ada, leka : tulisan. Masa praaksara disebut juga masa prasejarah. Pra aksara adalah zaman dalam sejarah manusia dimana manusia belum mengenal tulisan.

Mereka saat itu hanya meninggalkan bangunan-bangunan atau alat-alat sederhana yang menjadi bukti sejarahnya. Sehingga belum ada prasasti atau bukti tertulis mengenai kehidupan masa itu.


Satu satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba hanya melalui penginggalan mereka yang berupa alat-alat yang digunakan manusia purba, fosil manusia, dan fosil tumbuhan.

Zaman praaksara berlangsung sangat lama, yakni sejak mansuia belum mengenal tulisan sampai manusia mulai mengenal tulisan. Zaman manusia mengenal dan menggunakan tulisan disebut zaman aksara atau zaman sejarah. 

Zaman praaksara di Indonesia berlangsung sampai abad ke-3 M. Jadi, pada abad ke -4 M manusia Indonesia baru mengenal tulisan. Hal tersebut dapat diketahui dari batu bertulis yang terdapat di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Meskipun prasati tersebut tidak berangka tahun, tetapi bahasa dan bentuk huruf yang digunakan menunjukkan bahwa prasasti tersebut dibuat kurang lebih tahun 400M.

Zaman praaksara terbagi menjadi 4:


1. ARKAEKUM/zaman tertua

Zaman ini berlangsung kira-kira 2500 juta tahun, pada saat itu kulit bumi masih panas, sehingga tidak ada kehidupan.

2. PALEOZOIKUM/zaman primer atau zaman hidup tua
Zaman ini berlangsung 340 juta tahun. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme, ikan, ampibi, reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung.

3. MESOZOIKUM/zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan
Zaman ini berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Pada zaman pertengahan ijenis reptil mencapai tingkat yang terbesar sehingga pada zaman ini sering disebut juga dengan zaman reptil. Amati gambar berikut:Setelah berakhirnya zaman sekunder ini, maka muncul kehidupan yang lain yaitu jenis burung dan binatang menyusui yang masih rendah sekali tingkatannya. Sedangkan jenis reptilnya mengalami kepunahan. Selanjutnya berlangsunglah zaman hidup baru. 

Zaman ini dibedakan menjadi 2 zaman, yaitu:

a. Tersier

Pengertian Zaman Tersier adalah zaman yang menghilangnya reptil raksasa dan berkembangnya binatang mamalia. Pada zaman tersier, jenis reptil raksasa mulai lenyap dan jenis binatang menyusui (mamalia) berkembang pesat. Makhluk primata jenis kera mulai ad, kemudian muncul jenis orang utan. Sekitar 10 juta tahun yang lalu muncul hingga disebut Giganthropus. Di antara binatang-binatang menyusui hidup pada zaman ini banyak yang dapat dikatakan menjadi nenek mennyebar dari Afrika ke Asia Selatan, tetapi kemudian punah. Pada masa itu, Pulau Kalimantan masih bersatu dengan Benua Asia. Sebagai buktinya, jenis babi purba (Choeromous) dari zaman ini ditemukan pula di Asia daratan.

b. Kuartier

Pengertian Zaman Kuarter adalah zaman dimana adanya kehidupan manusia yang lebih sempurna. Zaman kuarter merupakan zaman yang terpenting karena mulai ada kehidupan manusia yang lebih sempurna. Zaman kuarter yang dimulai sejak kira-kira 600 ribu tahun yang lalu ini terbagi menjadi zaman Pleistosen (Dilluvium) dan Holosen (Alluvium). 

Bukti peninggalan zaman pra aksara


Dengan tidak adanya peninggalan tertulis, maka sumber untuk mengungkap keberadaannya berupa peninggalan – peninggalan antara lain fosil, artefak.

1. Fosil, merupakan sisa sisa makhluk hidup yang telah membatu karena tertimbun dalam tanah selama berjuta tahun. Fosil bisa berupa kerangka manusia, hewan ataupun tumbuh tumbuhan. Berikut saya cantumkan contoh gambar fosil :

2. Artefak, merupakan benda benda perlengkapan hidup manusia purba yang masih tersisa, seperti : dolmen, kjoken modinger, kapak perunggu, kapak batu dll.


Ciri – ciri fisik manusia pada zaman pra aksara


1. Meganthropus Palaeo Jaavanicus
  • Berbadan tegap dengan tonjolan di belakang kepala
  • Bertulang pipi tebal
  • Tidak berdagu
  • Gigi dan rahang besar dan kuat
2. Pithe Canthropus Erectus
  • Tinggi tubuhnya 165 – 180 cm
  • Berbadan tegap
  • Hidung lebar tidak berdagu
  • Volume otak antara 750 cc –1300 cc
3. Homo Sapien
  • Tinggi tubuh sekitar 130 – 210 cm
  • Otot kenyal, gigi dan rahang sudah menyusutsudah merdagu
  • Volume otak 1000 – 1300 cc.
Referensi :
www.brainly.co.id
http://www.gerbangilmu.com/2015/01/penjelasan-dan-pengertian-praaksara-adalah.html
http://usaha321.net/pengertian-zaman-praaksara.html

Share this:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments