Keadaan Flora dan Fauna Pada Masa Praaksara di Indonesia

Keadaan Flora dan Fauna Pada Masa Praaksara di Indonesia

Pada kesempatan kali ini malasbelajar.com akan menjelaskan materi tentang keadaan dlora dan fauna pada masa aksara, pasti iingin tau kan bagaimana sih tumbuhan dan hewan pada zaman purba, simak artikel berikut ini.

Bagaimana keadaan flora dan fauna pada masa praaksara?, Prakasara disebut juga dengan masa prasejarah, pra yang artinya sebelum dan aksara yang artinya tulisan, dalam bahasa inggris praaksara disebut prehistory, flora berarti tumbuhan dan fauna berarti hewan.
Pada zaman praaksara ini belum ditemukan catatan atau tulisan, bagaimana mengetahui zaman ini adalah dengan bantuan fosil, terdapat fosil flora dan fosil fauna.






Fosil adalah sisa-sisa atau bekas-bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral. Ada fosil batu biasa, fosil yang terbentuk dalam batu ambar. Fosil yang paling umum adalah kerangka yang tersisa seperti cangkang, gigi dan tulang. Fosil jaringan lunak sangat jarang ditemukan.Ilmu yang mempelajari fosil adalah paleontologi, yang juga merupakan cabang ilmu yang direngkuh arkeologi.

flora dan terutama fauna di Indonesia pada masa pra-aksara bisa dibagi ke dalam dua bagian. Sebelah barat lebih banyak mirip dengan flora dan fauna Asia, sebab daratannya menyatu dengan benua Asia ketika di zaman es. Sementara flora dan fauna di sebelah timur lebih mirip yang dari Australia dan berbeda jauh dari flora-fauna sebelah barat, sebab sebelah timur ini daratannya terhubung dengan wilayah Australia ketika di zaman es.

Keadaan flora dan fauna pada masa praaksara dengan masa sekarang tidak jauh berbeda hewan-hewan pada masa praaksara antara lain kerbau liar,gajah,kera,kancil,dll.sedangkan tumbuhannya antara lain jeruk,jenis umbi-umbian, dan jenis sayur-sayuran

MalasBelajar.com akan memberikan ringkasan tentang keadaan flora dan fauna pada masa praaksara, berikut ini beberapa ringkasan:

1. Apa saja hewan yang sudah punah ?

Sejumlah jenis hewan di indonesia telah punah dan hanya bisa dilihat gambarnya saja.
Hewan-hewan tersebut diantaranya adalah Harimau Bali, Harimau Jawa, Kuau Bergaris Ganda, Tikus Hidung Panjang Flores, dan Tikus Gua Flores.

2. Bagaimana keadaan flora dan fauna pada masa praaksara di Indonesia?

Para arkeolog beghasil menemukan sejumlah fosil jenis tumbuhan Praaksara, antara lain pohon jeruk, pohon salam, dan pohon rasamala. Selain itu, ada tumbuh tumbuhan yang boleh dimakan seperti jenis umbi-umbian, buah-buaham, dan sayuran. Tumbuh-tumbuhan tersebut tumbuh liar di hutan.

3. Tahukah kalian binatang apa saja yang termasuk langka di Indonesia?
  • Badak Jawa (20-27 ekor)
  • Badak Sumatra (220-275) ekor)
  • Macan Tutul Jawa (250 ekor)
  • Rusa Bawean (250-300 ekor)
  • Harimau Sumatra (400-500 ekor)
  • Beruk Mentawai (2100-3700 ekor)
  • Orang Utan Sumatra (7300 ekor)
4. Apa saja hewan yang ada di pra aksara?


Hewan-hewan masa praaksara antara lain kera, gajah, kerbau liar, badak, banteng, kancil, babi, rusa, monyet, hewan pengerat. Sebagian dari hewab-hewan tersebut ada yang menjadi hewan buruan manusia praaksasra. 

Sebagian hewan punah karena ditangkap dan dimakan oleh manusia. Sebagian hewan lainnya masih hidup karena kemampuannya membebaskan diri dari berbagai gangguan serta dapat menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan.

5. Mengapa suhu dan curah hujan yang besar memungkinkan tumbuhnya beragam jenis flora ?

Tumbuhan memerlukan air dan suhu yang sesuai. makin banyak air tersedia makin banyak tumbuhan yang dapat tumbuh dan karena itu makin banyak hewan yang dapat hidup di daerah tersebut.

Bukti dari pernyataan tersebut dapat kamu bandingkan antara daerah dengan curah hujan yang tinggi seperti Indonesia dan daerah gurun yang curah hujannya sangat kecil. Keanekaragaman flora dan fauna Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan keanekaragaman fauna daerah gurun.

6. Persebaran flora dibagi menjadi dua yaitu ? Jelaskan!

Flora di Indonesia ternyata dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu indo-Malayan dan indo- Australian. Kelompok Indo-Malayan meliputi kawasan Indonesia Barat. Pulau-pulau yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Kelompok Indo-Australian meliputi tumbuhan yang ada kawasan Indonesia Tmur. Pulau-pulau yang termasuk dalam Nusa Tenggara, maluku, dan Papua.

7. Apa manfaat flora bagi kehidupan manusia?

Berbagai jenis flora tersebut telah dimanfaaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik sebagai bahan furniture, dan bahan bangunan, bahan makanan, dan lain-lain. Sebagai contoh, rotan banyak dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan kursi, meja, dan perabotan rumah tangga lainnya. 

Berbagai jenis kerajinan dihasilkan sengan memanfaatkan bahan dari rotan.
Sentra penghasil produk kerajinan tersebut banyak berkembang di daerah-daerah tertentu, misalnya di Cirebon dan daerah lainnya di Pulau Jawa.

8. Persebaran fauna dibagi menjadi tiga kelompok yaitu ? Jelaskan!

Fauna Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga corak yang berbeda, yaitu fauna bagian barat, tengah, dan timur. Garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian barat dan tengah dinamakan garis wallace, sedangkan garis yang memisahkan dauna Indonesia bagian Tengah dan Timur dinamakan Garis Weber. 

Fauna bagian barat memiliki ciri atau tipe seperti halnya fauna Asian sehingga disebut tipe Asiatis (Asiatic). Fauna bagian timur memiliki ciri atau tipe yang mirip dengan fauna yang hidup di Benua Australia sehingga disebut tipe Australis (Australic). 

Fauna bagian tengah merupakan fauna peralihan yang ciri atau tipenya berbeda dengan fauna asiatis maupun australis. Faunanya memiliki ciri tersendiri yang tidak ditemukan di tempat lainnya di Indonesia. Fauna tipe ini disebut fauna endermik.

Referensi:
https://prezi.com/mfzrr03_icoq/untitled-prezi/
http://www.majalahbatu.com/2016/10/kebenaran-bagaimana-keadaan-flora-dan-fauna-pada-masa-praaksara-di-indonesia.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Fosil

Share this:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments