TEKS NEGOSIASI (Lengkap): Pengertian, Struktur, Jenis, Kaidah

TEKS NEGOSIASI (Lengkap): Pengertian, Struktur, Jenis, Kaidah

Negosiasi menjadi hal yang umum dilakukan oleh manusia, terutama oleh ibu-ibu yang berbelanja di pasar. Terdapat berbagai jenis teks negosiasi yang biasa dilakukan. Struktur teks negosiasi ada 7 dimana tujuan utamanya untuk memecahkan masalah atau mendapat kata sepakat.

Teks negosiasi mempunyai beberapa ciri-ciri diantaranya yaitu mengarah pada tujuan praktis, mengutamakan kepentingan bersama, sarana untuk mencari penyelesaian, dan saling menguntungkan.

Pengertian Teks Negosiasi

Teks Negosiasi adalah hubungan sosial yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
Setiap pihak mempunyai hak terhadap hasil yang akan disepakati terhadap negosiasi yang sedang dilakukan. Hasil akhir negosiasi harus disetujui oleh setiap pihak sehingga setiap pihak menerima hasil akhir dengan kesepakatan bersama.

Struktur Kompleks Negosiasi

Terdapat 7 unsur yang menyusun negosiasi sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh, berikut ini struktur kompleks teks negosiasi:
  1. Orientasi, merupakan kalimat pembuka, umumnya ucapan salam. Fungsinya untuk memulai negosiasi.
  2. Permintaan, merupakan suatu hal berupa barang atau jasa yang ingin dibeli oleh calon pembeli.
  3. Pemenuhan,  merupakan kemampuan berupa barang atau jasa dari penjual yang diminta oleh pembeli.
  4. Penawaran, merupakan puncak negosiasi yang dilakukan, kedua pihak saling negosiasi (tawar menawar).
  5. Persetujuan, merupakan kesepakatan setiap pihak terhadap negosiasi yang sudah dilakukan.
  6. Pembelian, merupakan keputusan pembeli setuju atau tidak terhadap negosiasi tersebut.
  7. Penutup, merupakan kalimat penutup, umumnya berupa ucapan salam atau terimakasih.

Tujuan Negosiasi

Tujuan dilakukannya negosiasi bukan hanya untuk mendapat kesepakatan, tetapi juga bertujuan untuk:
  • Mencapai kesepakatan yang mempunyai kesamaan persepsi, saling pengertian dan saling setuju.
  • Mencapai jalan keluar dari masalah yang dihadapi secara bersama.
  • Mencapai keadaan yang saling menguntungkan dan tidak ada pihak yang rugi (win-win solution).
Manfaat negosiasi untuk menjalin kerjasama antara institusi, badan usaha, maupun perorangan atas dasar saling pengertian. Proses negosiasi akan membuat hubungan bisnis menjadi lebih luas sehingga pasar akan lebih berkembang.

Kaidah Ciri Kebahasaan

Kaidah kebahasaan yang biasanya digunakan dalam teks negosiasi diantaranya:
  • Menggunakan bahasa yang santun.
  • Terdapat ungkapan persuasif (bahasa untuk membujuk).
  • Berisi pasangan tuturan.
  • Didasari argumen yang kuat disertai fakta.
  • Minta alasan dari pihak mitra negosiasi (mengapa ya/tidak).
  • Kesepakatan yang dihasilkan menguntungkan setiap pihak.
  • Bersifat memerintah dan memenuhi perintah.
  • Tidak berargumen dalam satu waktu.
  • Jangan menyela argumen.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Ciri teks negosiasi sangat terlihat jelas sehingga lebih mudah membedakannya dengan teks lainnya, diantaranya:
  • Menghasilkan kesepakatan.
  • Menghasilkan keuntungan semua pihak.
  • Mengarah pada tujuan praktis.
  • Merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
  • Memprioritaskan kepentingan bersama.
Contoh Pasangan Tuturan
  • Bertanya - Menjawab pertanyaan/tidak
  • Mengucapkan Salam - Menjawab Salam
  • Menawarkan - Menerima/menolak
  • Mengusulkan - Menerima/menolak

Jenis Teks Negosiasi

Berikut ini jenis teks negosiasi dari malasbelajar.com yang dibedakan berdasarkan situasi, jumlah negosiator, dan untung rugi.

Negosiasi Berdasarkan Situasi

1. Negosiasi Formal
Negosiasi ini terjadi saat situasi sedang formal. Ciri-ciri negosiasi formal yaitu adanya perjanjian yang sah secara hukum. Karena itu pelanggaran terhadap perjanjian yang disepakati bisa menjadi perkara hukum. Contohnya yaitu negosiasi antar dua perusahaan.

2. Negosiasi Non Formal atau Informal
Negosiasi non formal terjadi kapan saja, dimana saja, serta dengan siapa saja. Karena negosiasi non formal tidak membutuhkan perjanjian khusus.

Negosiasi Berdasarkan Jumlah Negosiator

1.Negosiasi dengan Pihak Penengah
Negosiasi dilakukan oleh 2 negosiator atau lebih dan pihak penengah. Negosiator saling memberikan argumentasi. Pihak penengah bertugas memberikan keputusan akhir di negosiasi itu.

Contohnya yaitu sidang di pengadilan. Pihak penggugat dan pihak tergugat adalah pihak yang bernegosiasi. Sedangkan hakim sebagai pihak penengah.

2. Negosiasi tanpa Pihak Penengah
Negosiasi dilakukan oleh 2 negosiator atau lebih. Negosiasi dilakukan tanpa pihak penengah, sehingga keputusan negosiasi tergantung pada pihak yang bernegosiasi. Contoh negosiasi ini yaitu negosiasi antara perwakilan OSIS dan pihak sponsor.

Negosiasi Berdasarkan Untung Rugi

1. Negosiasi Kolaborasi (win-win)
Dalam negosiasi kolaborasi, negosiator akan berusaha mencapai kesepakatan dengan menyatukan kepentingan masing-masing.

2. Negosiasi Dominasi (win-lose)
Di negosiasi dominasi negosiator memperoleh keuntungan besar dari kesepakatan yang dicapai. Sedangkan pihak lawan negosiasi memperoleh keuntungan lebih sedikit.

3. Negosiasi Akomodasi (lose-win)
Di negosiasi akomodasi, negosiator memperoleh keuntungan sangat sedikit bahkan rugi. Sedangkan pihak lawan negosiasi memperoleh keuntungan sangat besar bahkan mendapat 100% keuntungan.

Kerugian ini disebabkan karena kegagalan negosiator dalam bernegosiasi sehingga tidak memperoleh keuntungan.

4. Negosiasi Menghindari Konflik (lose-lose)
Dalam negosiasi ini, kedua pihak menghindari konflik yang timbul. Sehingga kedua pihak tidak bersepakat untuk menyelesaikan masalah.

Hal lain dalam negosiasi:
Cara Agar Negosiasi Berjalan Lancar:
  • Mengajak untuk membuat kesepakatan
  • Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan
  • Membandingkan beberapa pilihan
  • Memperjelas dan menguji pandangan yang dikemukakan
  • Mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersama
  • Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi
Cara Melakukan Negosiasi:
  • Anda harus bernegosiasi apapun dan segalanya
  • Anda harus menunjukkan kejujuran dalam proses negosiasi
  • Jangan terburu-buru dalam negosiasi
  • Cari tahu sebanyak mungkin informasi mengenai produk dan penjual
  • Berikan harga maksimal dan sopan
  • Anda harus menghindari ikatan emosional dengan apa yang anda jual atau beli

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Penawaran Barang

Berikut ini contoh tentang jual beli antara penjual dan pembeli laptop:
Pembeli: "Mas saya ingin beli laptop Samsung NP-NC108, disini ada tidak?"
Penjual: "Ada mas, ini ada warna hitam, putih, merah, biru, dan abu-abu"
Pembeli: "Berapa harganya mas untuk yang warna abu-abu ini?"
Penjual: "Semua warna harganya sama, Rp 3.049.000"
Pembeli: "Harganya boleh kurang mas?"
Penjual: "Paling pas nya Rp 3.000.000"
Pembeli: "Boleh dikurangi lagi tidak mas?"
Penjual: "Harganya saya rasa tidak bisa turun lagi."
Pembeli: "Baiklah mas mas, saya setuju, Rp 3.000.000 kan mas? ini uangnya"
Penjual: "Baik, ini dia laptop nya, terimakasih"
Pembeli: "Terimakasih kembali"

Materi terkait: 10+ Contoh Teks Negosiasi Singkat Terbaru

Contoh teks negosiasi dalam bahasa inggris

Arum: This is a nice shawl. the material looks so good. What is it?
Shopkeeper: Yup, you’re right. It’s silk.
Arum: Hmm, that’s why.. How much does it cost?
Shopkeeper: It’s two hundred eighty thousand rupiahs.
Arum: Wow, that’s too expensive for me, but this shawl is very attractive. Could you make it lower?
Shopkeeper: Well, just a little. I’ll give you 10% discount for you.
Arum: How much is it exactly?
Shopkeeper: It’s two hundred fifty two thousand rupiahs.
Arum: hmm, it’s still expensive for me. How about two hundred thirty five thousand rupiahs?
Shopkeeper: I’m sorry. It’s the final bargain. I’m sure you’ll find it more expensive in other store.
Arum: Well, it’s ok. two hundred fifty two rupiahs.. I take it.
Shopkeeper: Ok. I’m wrapping it, wait a moment. Here your shawl is.
Arum: Thanks
Shopkeeper: My pleasure.

Referensi:
www.yuksinau.com/2016/07/teks-negosiasi-pengertian-struktur-tujuan.html
http://yayanxtpm1.blogspot.co.id/2016/03/negosiasi-pengertian-jenis-ciri-tujuan.html
http://skul-id.blogspot.co.id/2015/02/jenis-jenis-negosiasi.html

Share this:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments